Indonesia merupakan Negara yang kaya akan rempah-rempah. Rempah-rempah mengandung senyawa-senyawa bioaktif yang dapat berfungsi sebagai antioksidan dan, antimikroba, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai antimikroba alami dan bias diaplikasikan pada berbagai produk pangan. Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC) merupakan salah satu tumbuhan rempah yang banyak terdapat di daerah Kabupaten Toba Samosir dan Tapanuli Utara, Sumatera Utara. Ekstrak andaliman digunakan sebagai antimikroba. Proses ekstraksi komponen antimikroba pada andaliman dengan menggunakan metode maserasi dengan 4 jenis pelarut (Air, Metanol, Etil-Asetat, Heksana). Ekstrakan daliman yang diperoleh diuji fitokimia lalu diuji pada Bakteri Staphylocpcus aureus. Senyawa aktif seperti flavanoid, saponin dan tanin yang terdapat pada ekstrak andaliman mampu menghamabat pertumbuhan Staphylocpcus aureus
<a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/"><img alt="Creative Commons License" style="border-width:0" src="https://i.creativecommons.org/l/by/4.0/88x31.png" /></a><br />This work is licensed under a <a rel="license" href="http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/">Creative Commons Attribution 4.0 International License</a>.